MEDIAKASASI | CIANJUR -- Semangat Dasa Darma membara di Lapangan Desa Muaracikadu. Ratusan Pramuka Penggalang tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kwartir Ranting Sindangbarang tumpah ruah mengikuti Perkemahan Sabtu Minggu Senin (Persami) Lomba Tingkat II (LT II) Tahun 2026 dengan penuh antusias.
Digelar di Jalan Raya Sindangbarang, Kecamatan Sindangbarang, Persami yang berlangsung 5-7 September 2026 ini bukan sekadar lomba, tapi menjadi ajang pembuktian kemandirian, kekompakan, dan keterampilan generasi muda.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Sekolah selaku Ketua Majelis Bimbingan Gugus Depan (Kamabigus). Dalam amanatnya, beliau menegaskan Pramuka adalah wadah paling efektif untuk membentuk karakter siswa yang mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
"Pramuka bukan hanya soal baris-berbaris, tapi soal bagaimana membentuk mental juara dan jiwa yang siap mengabdi," tegasnya di hadapan peserta upacara pembukaan yang khidmat.
Lomba Keterampilan Hingga Api Unggun yang Berkesan
Selama tiga hari dua malam, peserta digembleng melalui berbagai giat prestasi yang menguji fisik, mental, dan kreativitas.
Rangkaian kegiatan dirancang padat dan berkesan. Di hari pertama, setelah pendirian tenda dan manajemen regu, peserta langsung diuji kerapian dan wawasan melalui lomba seragam, tanda pengenal, dan pengetahuan kepramukaan.
Sore hingga malam hari menjadi panggung unjuk bakat. Jika tingkat SD/MI tampil memukau lewat dongeng, pidato Bahasa Indonesia, dan pentas seni, tingkat SMP/MTs menunjukkan kemampuan spiritual dan intelektual melalui lomba MTQ, Dai, hingga pidato Bahasa Inggris.
Memasuki hari kedua, Minggu (6/9), menjadi puncak petualangan. Sejak subuh, peserta SMP/MTs ditantang dalam Lomba Survival. Kemudian seluruh peserta diterjunkan dalam sesi paling dinanti: Wide Game / Pengembaraan. Menyusuri 7 pos tantangan, mereka harus menaklukkan dinamika regu, P3K, kompas, menaksir, KIM, sandi dan semboyan, hingga halang rintang.
Siang harinya, kreativitas diuji lewat Hasta Karya dan Pioneering, serta kemampuan teknologi melalui lomba Reportase Video dan Teknologi IT bagi tingkat SMP/MTs.
Malam harinya suasana berubah menjadi sakral dan meriah. Penyulutan api unggun menjadi momen paling berkesan, dilanjutkan dengan perlombaan pentas seni di panggung utama yang menghangatkan kebersamaan.
Puncaknya, Senin (7/9), seluruh kegiatan ditutup dengan Upacara Penutupan, pengumuman regu tergiat, dan sayonara penuh haru.
Dengan berakhirnya LT II Kwarran Sindangbarang 2026 ini, diharapkan lahir regu-regu berprestasi terbaik yang siap melaju ke Lomba Tingkat III di tingkat Kwarcab Cianjur, sekaligus mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.