MEDIAKASASI | KAB BANDUNG-- Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap maraknya penipuan via WhatsApp. Modus yang sering terjadi antara lain pengiriman file .apk berbahaya, undangan pernikahan palsu, kurir paket kirim foto, hingga nomor yang mengatasnamakan pejabat atau kerabat.
Jangan pernah mengklik tautan atau menginstal file dari nomor tak dikenal.
Demikian disampaikan Inspektorat Kabupaten Bandung, Erwan Kusuma Hermawan, S.Sos., M.Si., melalui akun Instagram resmi inspektoratkabbdg.
Akun Mengatasnamakan Pejabat/Kerabat
Pelaku menggunakan foto profil orang yang dikenal atau tokoh penting dan meminta bantuan dana atau transfer mendesak.
"Inspektorat Kabupaten Bandung menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati jika ada yang mengatasnamakan pejabat maupun pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung dengan menggunakan nomor telepon/atau foto profil tertentu untuk melakukan komunikasi yang mengarah pada tindakan penipuan".
Tips Menghindari Penipuan
- Jangan Asal Klik atau Unduh: Jangan pernah menekan link mencurigakan atau mengunduh file dokumen asing (seperti .apk) yang dikirimkan oleh nomor tidak dikenal.
- Verifikasi Identitas: Jika menerima pesan dari seseorang yang mengaku kerabat atau atasan yang meminta uang atau pulsa, selalu verifikasi langsung melalui panggilan telepon ke nomor yang sudah Anda kenal sebelumnya.
- Abaikan Nomor Baru: Berhati-hatilah dengan nomor baru yang tiba-tiba memasang foto profil keluarga atau kerabat Anda.
- Lindungi Data Pribadi: Jangan pernah membagikan kode One Time Password (OTP), PIN, atau kata sandi kepada siapa pun, termasuk yang mengaku dari pihak aplikasi.
Langkah Jika Menjadi Korban
- Laporkan dan Blokir: Gunakan fitur bawaan WhatsApp untuk melaporkan nomor tidak dikenal tersebut.
- Cek Rekening Pelaku: Sebelum bertransaksi, Anda bisa memeriksa nomor rekening yang diduga penipu melalui situs resmi.
- Laporkan ke Pihak Berwenang: Laporkan penipuan online ini kepada pihak kepolisian atau lembaga terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan dan Kominfo.