KAI Daop 2 Bandung Percepat Perbaikan Rel di Cianjur

Rusli Suhendar
Rusli Suhendar Jumat, 24 April 2026 - 06:30 WIB
KAI Daop 2 Bandung Percepat Perbaikan Rel di Cianjur

CIANJUR, MEDIAKASASI | Hujan deras yang melanda wilayah Cianjur menyebabkan kerusakan pada jalur rel kereta api di lintas Cibeber–Lampegan. Tanah di sekitar rel mengalami pengikisan akibat derasnya aliran air, sehingga membutuhkan penanganan segera dari PT KAI Daop 2 Bandung.

Hingga Kamis (23/4/2026), tim prasarana masih bekerja intensif di lokasi. Upaya yang dilakukan difokuskan pada penguatan struktur rel agar kembali stabil dan aman dilintasi kereta.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses perbaikan. Material penguat terus didatangkan guna menstabilkan tanah yang tergerus.

“Kami terus memaksimalkan perbaikan di titik terdampak dengan menambah material pada bagian yang mengalami pengikisan. Diharapkan pekerjaan ini bisa selesai hari ini,” ujarnya.

Jika proses berjalan lancar dan tidak terkendala cuaca, jalur tersebut diperkirakan sudah dapat digunakan kembali dalam waktu dekat. KAI menargetkan operasional KA Siliwangi kembali normal pada Jumat, 24 April 2026.

Meski berpacu dengan waktu, KAI menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Sebelum jalur kembali digunakan, akan dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan keamanan perjalanan.

Akibat gangguan ini, perjalanan KA Siliwangi sempat terdampak. Pihak KAI Daop 2 Bandung pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.

KAI juga mengapresiasi kesabaran masyarakat dan menegaskan komitmennya untuk segera memulihkan layanan secara aman dan lancar. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi serta berhati-hati saat berada di sekitar jalur rel.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar.

JADWAL
SHOLAT
Minggu, 26 April 2026
Memuat...
  • Imsak--:--
  • Subuh--:--
  • Zuhur--:--
  • Ashar--:--
  • Magrib--:--
  • Isya--:--

Sumber : Kementerian Agama RI

OPINI

Belum ada opini yang diterbitkan.