MEDIAKASASI | KAB BANDUNG-- Acara perpisahan dan pelepasan siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Persatuan Islam (Persis) 8 Pameutingan Malakasari Kecamatan Baleendah di angkatan ke 12 umumnya diwarnai dengan prosesi khidmat. Rangkaian kegiatannya meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur'an, penampilan seni islami, ikhtibar (evaluasi hafalan/akademik), serta penyerahan kenang-kenangan.
Kepala sekolah yang dikomandoi Irma Mandayasari S.Pd.i
menyampaikan kegiatan Perpisahan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Persis 8 Pameutingan dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para peserta didik yang telah menuntaskan pendidikan di
Madrasah Ibtidaiyah juga kepada para guru yang telah membersamai perjalanan proses Pendidikan dalam kurun waktu yang tidak sebentar ini.
“Penghargaan yang setinggi-tingginya kepada civitas akademik MI Persis 8 Pameutingan yang telah berjuang dalam memberikan pendiidkan terbaik bagi putra-putri kita, insyaAllah akan jadi amal kebaikan yang menunggu di yaumil jaza," ungkapnya.
Kegiatan pelepasan yang diberi istilah yaumul wadaa ini diikuti dengan penuh antusias bukan hanya oleh siswa namun juga para orang tuanya masing- masing. Mereka tampak mendampingi para siswa yang menggunakan pakaian layaknya lulusan sarjana yang dilengkapi toga.
Ketua Persis Desa Malakasari Kecamataan Baleendah, Iwan Ridwan Rosyadi atau akrab dipanggil Abah, ucapkan selamat kepada para orangtua yang menurutnya tidak salah pilih, telah menitipkan anak-anaknya ke madrasah. Lembaga madrasah sekarang ini bukan lagi menjadi pilihan kedua namun setara dengan Pendidikan umum. Bahkan secara teoritis Pendidikan di madrasah justru lebih komprehensif dan lengkap terutama dari segi kurikulum.
“Kita punya jargon, Madrasah Hebat Bermartabat, Madrasah Mandiri Berprestasi. Hebat dari perspektif keilmuan sedangkan bermartabat dari perspektif ahlakul karimah," jelasnya.
Sedangkan jargon madrasah mandiri, sudah tidak diragukan lagi karena faktanya di lapangan hampir 99% madrasah statusnya adalah madrasah swasta.
Untuk madrasah berprestasi, jargon ini sudah dibuktikan oleh madrasah yang sudah memposisikan diri setara dengan Pendidikan umum dalam bidang prestasi. Kakankemenag jamin madrasah mampu bersaing dari segi prestasi baik dalam prestasi akademik maupun non akademik.***