MEDIAKASASI | BANDUNG-- Kepala Kanwil Kemenhaj Jabar, Boy Hary Novian, bersama jajaran pengurus PPIH Embarkasi Kertajati melakukan takziah ke kediaman almarhum Bapak Daman Bin Ratam (53 tahun), jemaah haji asal Kabupaten Indramayu, di Desa Mangunsari RT 04/01 Anjatan, Kabupaten Indramayu. Jawa Barat.
Kedatangan rombongan disambut baik pihak keluarga, termasuk istri almarhum Masluroh, Boy sempat berbincang langsug dengan pihak keluarga besar mengenai kondisi kesehatan almarhum sebelum berangkat ke Asrama Haji.
"Kami dari PPIH Embarkasi Kertajati bertakziah le tempat Bapak Damam, almarhum ini adalah jemaah haji asal Indramayu yang masuk di kloter 30 yang harusnya diberangkatkan tanggal 15 kemarin." Ujar Boy.Senin (18/5/2026).
Dari keterangan keluarga, almarhum tidak memiliki riwayat penyakit apapun, "Ya kami tadi bertanya kepada pihak keluarga memang secara fisik beliau ini Almarhum itu sangat sehat sekali. Malah ditugaskan sebagai karu dan pada hari-hari sebelumnya juga tidak ada menunjukkan sakit apapun. Dan ketika diperiksa kesehatan di emarkasi juga tidak menunjukkan sakit sehingga tidak ada rujukan ke klinik. Ucap Boy,
Menurut Boy, Almarhum adalah jemaah haji dari Indra Mayu yang termasuk di kloter 30 yang harusnya berangkat bersama sang istri, Masluroh. Namun karena Pak Daman meninggal akhirnya istrinya juga ikut menunda.
Almarhum Daman Bin Ratam dikabarkan meninggal dunia pada Jumat dini har, oleh teman satu kamarnya di Asrama Haji Indramayu, saat hendak dibangunkan jenazah sudah dalam keadaan kaku. Dari keterangam Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Embarkasi, almarhum.diperkirakan meninggal duniq pukul 03:03 wib.
Meski demikian, istri almarhum akan berangkat di tahun depan, sementara porsi dari Almarhum akan dilimpahkan kepada anaknya.
Boy juga berpesan kepada para jemaah baik yang sudah berada di Tanah Suci maupun yang belum berangkat ke Tanah Suci agar menjaga kesehatan, mempersiapkan fisik karena puncak haji harusnya sebentar lagi. Kegiatan haji yang paling banyak membutuhkan kesiapan ataupun membutuhkan fisik yang sangat prima itu ketika armuzna.
"Jadi tolong siapkan sebaik-baiknya." Tutupnya.***