MEDIAKASASI | SUMEDANG--Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Gedung Asrama dan Ruang Kelas Baru Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kabupaten Sumedang, yang berlokasi di Desa Sakurjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., beserta jajaran Kementerian Agama. Acara juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Sumedang, perwakilan DPRD Sumedang, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wamenag RI Romo Muhammad Syafi’i mengungkapkan bahwa MAN Insan Cendekia Sumedang merupakan MAN IC ke-25 di Indonesia sekaligus menjadi MAN IC pertama yang berdiri di Provinsi Jawa Barat.
“MAN IC pertama yang berdiri di Jawa Barat dan bertempat di Kabupaten Sumedang ini merupakan bentuk perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap dunia pendidikan,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan MAN IC diharapkan mampu melahirkan generasi bangsa yang unggul, memiliki kualitas keilmuan, serta mampu mengemban amanah untuk membawa Indonesia menjadi lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.
Ia menjelaskan, konsep MAN Insan Cendekia sendiri merupakan gagasan pendidikan yang awalnya dibangun oleh Presiden RI ke-3, Prof. B.J. Habibie, dengan memadukan pendidikan keagamaan dan ilmu pengetahuan modern secara seimbang.
“Beliau berkeinginan agar anak-anak alumni MAN IC menjadi generasi yang memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat, sekaligus mempunyai pengetahuan yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman,” jelasnya.
Wamenag juga menegaskan bahwa proses perekrutan siswa MAN IC dilakukan secara objektif berbasis kualifikasi dan prestasi, tanpa adanya kedekatan ataupun catatan khusus.
“Penerimaan siswa dilakukan berbasis kemampuan dan kualifikasi, tidak ada unsur kedekatan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M., menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas pembangunan MAN IC di Kabupaten Sumedang.
Ia menilai hadirnya sekolah unggulan tersebut menjadi anugerah sekaligus amanah besar bagi daerah untuk bersama-sama menyukseskan keberadaannya.
“Kami sangat bersyukur Sumedang dipercaya menjadi tempat berdirinya sekolah unggulan MAN IC. Ini adalah anugerah sekaligus amanah yang harus kami sukseskan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Menurut Dony, peletakan batu pertama pembangunan MAN IC Sumedang bukan hanya sekadar dimulainya pembangunan fisik, melainkan menjadi simbol lahirnya harapan besar bagi generasi emas masa depan Indonesia.
“Peletakan batu pertama ini menjadi sejarah peletakan harapan generasi emas masa depan. MAN IC diyakini tidak hanya melahirkan anak-anak yang cerdas secara akademis, tetapi juga generasi yang kuat akidahnya, luhur akhlaknya, dan luas wawasan globalnya,” pungkasnya.***