Ketua Umum TTKKBI: Kita Cari Penerus Amanah Karuhun

Tri Budi Santoso
Tri Budi Santoso Minggu, 13 September 2026 - 22:27 WIB
Ketua Umum TTKKBI: Kita Cari Penerus Amanah Karuhun
Di tengah lautan anggota yang datang dari berbagai penjuru, Ketua Umum DPP TTKKBI, H. Tb. Arif Hidayat, menegaskan satu pesan kunci: regenerasi/Istimewa

MEDIAKASASI | SERANG-- Gemuruh lebih dari seribu pendekar pecah di Jalan Kagungan, Lontar Baru, Kota Serang. Bukan sekadar perayaan ulang tahun, Milad ke-3 Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI), Sabtu (12/9/2026), menjelma menjadi panggung pembuktian bahwa Pencak Silat dan Debus Banten masih hidup, gagah, dan punya masa depan.

Di tengah lautan anggota yang datang dari berbagai penjuru, Ketua Umum DPP TTKKBI, H. Tb. Arif Hidayat, menegaskan satu pesan kunci: regenerasi.

"Festival ini bukan hanya soal siapa juara. Kita sedang mencari bibit-bibit unggul. Mereka yang akan melanjutkan tongkat estafet pelestarian Pencak Silat dan Debus Banten," tegasnya lantang.

Bagi Tb. Arif, TTKKBI bukan sekadar organisasi. Ia adalah wadah titipan leluhur.

"TTKKBI adalah wadah kesenian budaya warisan nenek moyang. Tugas kita adalah menjaga dan melestarikannya dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Semangat itu sejalan dengan tema milad tahun ini yang begitu kuat: “Merawat Amanah Karuhun, Memperkokoh Persaudaraan, Mengabdi untuk Bangsa, Negara, dan Masyarakat.”

Dari Budaya, untuk Kondusifitas Kota

Gaung Milad ke-3 ini bahkan sampai ke telinga Pemerintah Kota Serang. Wali Kota Serang, H. Budi Rustandi, yang hadir langsung, memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, peran TTKKBI sudah melampaui panggung budaya.

"Jangan lupa bahwa ini adalah berkat teman-teman semua yang ada di sini khususnya TTKKBI. Yang membuat Kota Serang menjadi kondusif sehingga banyak investasi masuk ke Kota Serang," ungkap Budi disambut tepuk tangan.

Ia menilai kontribusi TTKKBI kini semakin besar bagi masyarakat, bangsa, negara, dan agama.

“Ini wujud nyata bagi kita dalam merawat tradisi. Ini bukan hanya acara ulang tahun, tapi ikhtiar kita bersama menjaga jati diri Banten,” ujarnya.

Tak tanggung-tanggung, Budi bahkan membuka pintu lebar-lebar untuk TTKKBI. Ia meminta agar setiap hajatan besar TTKKBI ke depan berkoordinasi langsung dengan Pemkot.

"Oleh karenanya, Milad dan kegiatan besar TTKKBI ke depan, saya minta langsung berkoordinasi dengan Kami. Tenang, nanti kita carikan tempatnya, mau di lokasi mana ayo atau kita siapkan gedung milik pemerintah kota. Pemerintah Kota Serang siap mendukung penuh," tegasnya.

Sehari Penuh Pusaka Banten Unjuk Gigi

Rangkaian Milad berlangsung sehari penuh, dari pagi hingga malam. Sejak pagi, arena sudah panas oleh Festival Internal berupa perlombaan Jurus Baku TTKKBI.

Memasuki acara puncak, suasana makin magis. Pemotongan tumpeng oleh H. Tb. Arif Hidayat menjadi simbol rasa syukur, dilanjutkan ledakan atraksi: jurus khas Tjimande Tari Kolot Karuhun, musik tradisional Banten, palang pintu yang jenaka, pagelaran rampak 'Jurus Baku TTKKBI' kreasi Tb. Arif Hidayat, hingga ritual Keceran yang membuat bulu kuduk berdiri.

Panggung silat Tjimande yang diikuti berbagai paguron se-Banten menjadi penutup yang sempurna.

Hadir pula jajaran tamu kehormatan mulai dari utusan Kapolda, Kapolres, IPSI, hingga perwakilan berbagai organisasi. Dari internal TTKKBI, tampak solid Wakil Ketua sekaligus Ketua Panitia H. Tb. A. Babay Faodji, Wakil Ketua Unang Ma'mun, Sekjen Dodi Suryana, Ketua DPW I Banten H. Hudi Nurhudiyat, Sekretaris Mukri Aetami, Ketua dan Sekretaris DPW I Jabar Erin Rahman dan Panji Adilawarman, Ketua DPW I Lampung H. Tb. Hengki Malonda, serta calon Ketua DPW I Jambi Hendri.

Memasuki usia ke-3, TTKKBI tak ingin berhenti. Komitmennya jelas: memperluas pembinaan di setiap DPC dan DPW untuk melahirkan pesilat Tjimande yang kuat fisik, luhur akhlak, dan cinta budaya.

Milad pun ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan TTKKBI, dilanjutkan ramah tamah penuh kehangatan dalam semangat "Satu Guru Satu Rasa".



Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar.

JADWAL
SHOLAT
Jumat, 30 Oktober 2026
Memuat...
  • Imsak--:--
  • Subuh--:--
  • Zuhur--:--
  • Ashar--:--
  • Magrib--:--
  • Isya--:--

Sumber : Kementerian Agama RI