KDM Bertindak Atas Video Viral Pemalakan Mobil Plat Jakarta di Dago Bandung

Edi Kusno
Edi Kusno Kamis, 01 Juni 2006 - 16:30 WIB
KDM Bertindak Atas Video Viral Pemalakan Mobil Plat Jakarta di Dago Bandung
Video dugaan pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat B di kawasan Dago, Kota Bandung

 

MEDIAKASASI I BANDUNG -- Video dugaan pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat B di kawasan Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Peristiwa yang meresahkan tersebut terjadi di Jalan Ir H Djuanda Gang Dago Timur, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Bandung, usai pertandingan terakhir Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada Sabtu (30/5/2026) malam.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang pria menghentikan kendaraan yang melintas dan meminta sejumlah uang kepada pengemudi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengaku telah berkoordinasi dengan kapolda Jawa Barat untuk memastikan penanganan kasus berjalan cepat.

“Saya sampaikan mengenai kasus pemalakan premanisme di Kota Bandung di Dago, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar,” ujar gubernur yang akrab disapa KDM itu, Minggu (31/5/2026).

Menurut KDM, pelaku telah diamankan oleh aparat kepolisian dan saat ini tengah menjalani proses penanganan di Polsek Coblong. “Pelakunya sudah diamankan di Polsek Coblong,” katanya.

KDM menyatakan, masyarakat tidak boleh melakukan tindakan pemalakan terhadap siapa pun, baik warga Jawa Barat maupun masyarakat dari luar daerah yang datang berkunjung. Ia mengungkapkan, aksi pemalakan maupun premanisme dapat meresahkan warga dan merusak citra Jawa Barat sebagai daerah yang aman bagi siapa pun yang berkunjung.

"Dan seluruh warga Jawa Barat, jangan coba-coba melakukan pemalakan, premanisme pada siapapun. Baik warga Jabar maupun luar warga Jabar yang berkunjung ke Jawa Barat," tegasnya.

Ia menilai praktik premanisme tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga mengurangi rasa aman dan nyaman masyarakat. Karena itu, pemerintah bersama aparat penegak hukum akan terus melakukan penindakan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Saya sampaikan, kita tidak akan segan-segan untuk memproses hukum agar kebiasaan buruk ini segera dihentikan," ujarnya.

KDM juga mengajak masyarakat untuk mencari penghasilan melalui pekerjaan yang baik dan halal, bukan dengan cara-cara yang merugikan orang lain. "Berusahalah dengan baik, masih terbuka cari rezeki yang halal dengan kerja keras. Dibanding bergaya preman, mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan orang," katanya.

Pada kesempatan itu, KDM turut mengapresiasi jajaran kepolisian yang bergerak cepat menangani laporan masyarakat terkait aksi pemalakan tersebut. "Saya ucapkan terima kasih pada Polsek Coblong, kemudian Polrestabes Bandung yang telah menangani masalah ini dengan cepat," tukasnya. ***

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar.

JADWAL
SHOLAT
Kamis, 11 Juni 2026
Memuat...
  • Imsak--:--
  • Subuh--:--
  • Zuhur--:--
  • Ashar--:--
  • Magrib--:--
  • Isya--:--

Sumber : Kementerian Agama RI